Posts

Showing posts from 2012

Catatan Perjalanan Geng Heboh

Image
Tanggal 22 juni memang sudah jauh - jauh hari kami tentukan. Aku juga sengaja datang ke Semarang buat nyari duit sekalian refreshing. Perjalanan ngebolang empat sekawan aku, Rani, Mba dewi alias Wie - wie dan Melda. Ngebolang kali ini mau menjajal driver baru yaitu wie - wie. alasannya karena dia belum pernah nyetir luar kota, paling banter ya tembalang hehehe. aku sendiri lebih memilih bonceng Rani yang sudah pengalaman heheh curang banget ya.Sedangkan Melda kebagian bonceng Wiewie. Perjalanan menuju wisata kabupaten Semarang pun dimulai jam tujuh pagi. Tempat pertama yang akan kami tuju adalah Goa Maria Kerep sekalian nganterin Rani berdoa. Saya sendiri sech sering kesini tempatnya enak buat ngadem. kebetulan tempat ini juga udah kayak tempat wisata. Alhamdulillah driver pemula selamat dan aman terkendali hwakakak...
Sesampainya disana kami mulai berpisah. Rani berdoa sedangkan kami asyik foto - foto ga jelas. Kebetulan banyak juga yang bernarsis ria..eh malah ada anak sekolahan ya…

2012 tahun kesabaran, 2013???

Image
Kalau ada yang tanya resolusi 2012 ku apa? kadang suka bingung jawabnya. jujur ternyata saya tidak membuat resolusi sama sekali. oke mungkin hanya satu dua resolusiku. pertama, agar bimbelku bisa berjalan dengan lancar dan bisa dapet jodoh heheheh. Alhamdulillah kalau yang pertama walaupun mesti terjatuh dan ada kendala tapi masih bisa berdiri sampai sekarang. sedangkan jodoh, mungkin bukan tahun ini ya hehehe

Tahun ini mungkin aku beri tema pembelajaran dan adaptasi. Kenapa? karena setelah hampir tujuh tahun merantau di Semarang, akhirnya anak badung ini pulang kampung juga. Air mata yang ga akan mungkin aku lupakan. Mereka teman seperantauan yang sudah menjadi bagian dalam kehidupanku. susah, senang, duka, tertawa. Thank girls, for everything.

Kembali ke rumah pastilah ada sisi bahagia tapi ternyata itu tidak mudah. Aku harus beradptasi lagi dengan lingkungan dan keluarga besarku. beberapa kali aku sempat bertengkar dan merasa beda di rumah. Aku pun harus belajar menghandle toko mat…

Karena Kamu bukan Aku!

Sebenarnya beberapa hari ini moodku lagi ga karuan. Entah karena bawaan tamu bulanan yang akan segera datang atau memang karena terlalu banyak orang resek di sekitarku.
Entah karena terlalu peduli denganku atau bahkan mungkin sok ya, agak kesel juga di bilang sarjana yang pengangguran. Hellooo!!tiap hari aku ke toko bahkan selama 40 Hari toko aku handle. Apa namanya coba?? Sarjana ga harus kerja di kantoran khan? sarjana ga harus jadi guru khan? sarjana ga harus jadi PNS.
Ini hanyalah tentang pilihan hidup. Kalau di bilang sayang ilmuku, kayaknya enggak juga. Pendidikanku Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen. Jadi apa yang salah kalau aku memutuskan berwiraswasta??? Bahkan terkadang ilmu di bangku sekolah ternyata belum apa - apa di banding yang sebenarnya. so, mana bagian aku ga mengamalkan ilmuku?
Oiya, buat kalian yang menganggap tulisanku busuk. Aku ga tersinggung kok. Aku juga ga pernah mentahbiskan diri sebagai penulis. Aku hanya ingin menuliskan apa yang ada di kepala aja. Kalau …

Aku Salah Apa?

Udah daftar sana mumpung ada "duren" tuch dari pada ga laku laku

Rasanya sakit banget pas denger ada orang yang bilang kayak gitu ke aku. Apalagi yang bilang masih saudara sendiri dan pas lagi pada kumpul lagi. Beruntung mama ga pernah denger kata - kata itu karena pasti akan sangat menyakitkan. Duren yang dimakasud adalah saudara ku yang baru saja kehilangan istrinya. kebetulan saudara jauh dan bukan muhrim. Sekali lagi kenapa selalu saja mengusik perasaanku dengan tema yang sama. Apa perlu aku bersumpah kalau sebenarnya ingin sekali berkeluarga. Tapi apa harus menikah karena desakan keluarga? Apa harus menikah karena di kejar umur? Apa harus menikah karena iri begitu banyak teman yang mengekspose kemesraan mereka dengan pasangannya? Apa harus menikah karena penyakit?

Sedih kalau ada yang bilang kalau aku pilih - pilih. Tapi bukankah pernikahan itu seumur hidup, wajar dong kalau harus memilih. Selama aku pilih - pilih bukan harta. Aku juga tidak pernah mengharapkan dapat an…

Wirausaha??Siapa takut??

Image

Aku Pasti bilang Tidak!

Bila saat pernikahanku nanti waliku bukan ayahku padahal beliau masih hidup.
Aku pasti bilang tidak bila calon suamiku mempersulit ayahku sebagai waliku.

Maaf bila mungki ada yang tersinggung dengan tulisanku. Mungkin karena ilmuku yang cethek dalam agama. Tapi inilah pemikiranku sendiri yang tidak melenceng dari agama. Hampir lima kali aku mendengar ada seorang wanita yang menikah walinya bukan ayah. Melainkan guru agama yang di hormatinya. Bahkan salah seorang saudara jauhku justru calon suami yang meminta agar walinya guru spritualnya atau kadang habibnya. Sungguh bila aku yang menjadi perempuan itu aku akan dengan tegas menolak.Bukan karena tidak menghormati sang guru, tapi bagiku ayah adalah guru pertamaku saat mengenal dunia. Ayah pula yang pertama kali mendengarkan lafadz Allah di telingaku.
Pernikahan adalah sebuah keputusan terbesar bagi seorang anak. Dan aku yakin semua anak perempuan pasti ingin agar dilepas oleh sang auah. begitu pula dengan sang ayah yang pastinya akan sa…

The Day

Selasa tanggal 16 oktober mungkin jadi hari tak terlupkan buat keluarga kami. Hari yang selama ini dinanti dan mebuat keluarga menjadi sibuk. Hari itu orang tuaku akan berangkat ke rumah Allah. Tadinya pagi itu toko mau tutup, cuman karena ada kayu yang mau datang, jadi ayah memutuskan buat buka toko sampai kayu datang. Aku juga memlih buka sech daripada di rumah stres. Tapi ga tau kenapa tu kayu ga dateng - dateng. Kayu dateng malah sore sekalian. Alhamdulillah dapet penghasilan juga sech. Lumayan buat modal besok. Pulang dari toko ga tau kenapa bawaannya langsung aja pengin peluk mama. Besok udah ga bisa peluk mama lagi.
Habis maghrib keluarga besarku ngadain yasinan. yah sekalian tumpengan gitu. baru beberapa ayat tapi ga tau kenapa udah nangis. Rasanya takut di tinggal. Rasanya ga sanggup nanggung beban buat ngurusin semuanya. Rasanya ga pengin pisah ma orang tua. Mama juga sempet nangis. Ga pengin nagis karena takut malah bikin mama khawatir tapi tetep aja nangis.
Waktu jam menun…

Cobalah Untuk Mengerti

Niatnya malam ini ga akan posting tentang hal ini. Tpi karena kejadian beberapa jam yang lalu dan pengalaman beberapa teman jadi pengin nulis tentang ini. Belum bisa bikin Cerpen nulis blog aja dech heheheh. Back to bisnis. Beberapa jam yang lalu sepupuku punya masalah dengan suaminya. Kalau menurutku itu hanyalah miss komunikasi aja sech. Cuman kata - kata kakaknya lewat sms yang bikin aku mikir. "Jangan karena suamimu pendiam, terus kamu bisa ngelakuin seenaknya. Nanti Kalau udah kejadian baru tahu ".

Kata - kata yang dalem banget karena sudah ada contohnya. Salah satu saudaraku yang suaminya sangat sayang istri dan pendiam. Pada akhirnya meledak karena tumpukan rasa kesal di dalam hati. Kesabaran memang tidak ada batasnya tapi terkadang setan suka membutakan mata kita.

Aku memang belum pernah punya pasangan yang pendiam, tapi aku jadi bisa memnyimpulkan satu hal. Cobalah saling mengerti. Cobalah saling terbuka dan saling berbicara sebenarnya apa keinginan dari pasangan. S…

Sakit yang Bikin Nagih

Ini cerita tenga facial sodara - sodara jadi kalau yang anti salon boleh kok langsung di tutup. Sebenarnya aku bukan cewe salon. Di Semarang pun aku tahu Salon paling cuma buat potong rambut. Cremabath aja baru sekali selama di Semarang. Aku sempat kapok di Facial. Gara - garanya waktu di Semarang jerawatku lagi gede banget. Sampe nangis dah. Cukup sekali Facial di Semarang. Waktu balik kampung ke Tegal. Ibuku malah ngajak aku Facial di tempat langganan bulikku. Katanya sech pijitannya enak dan lumayan bisa numpang tidur. Ternyata emang bener. Enak banget kepala yang tadinya pusing jadi agak ringan. Cummaaannnn sakitnya itu yang ga ketulungan. Tapi anehnya jadi sakitnya ga bikin kapok heheh. Sayangnya tempatnya terlalu rame dan terlalu terbuka bagi yang berjilbab. Memang sech suaminya jarang di rumah. Tapi tetep aja gimana gitu. Sampe akhirnya aku nyobain salon muslimah yang ada deket di rumahku. Dan ternyata enak juga soalnya ada totok wajahnya segala heheheheh. Satu hal yang pasti k…

Telur itu Pecah juga

Ini bukannya lagi mau ngomongin tentang dunia kuliner, tapi ngomongin tentang aku yang akhirnya menangis juga. Entah karena aku sudha capek, stres atau apalah ga ngerti. Pas maghrib akhirnya aku nangis sesenggukan di depan ibuku. Aku belum pernah nangs sekenceng itu. Entah kenapa kata - kata itu pun keluar dari mulutku. Padahal aku sudah tahan supaya se putus asanya pikiranku, tidak akan pernah mengucapkan kata itu. Bu lik - bulikku yang sedang ikut membereskan gelas bekas tamu rombongan pun berusaha menghibur dan memperingatkan supaya ga boleh ngomong gitu. Ibuku pun cuma nangis di sampingku.

Tadinya aku ingin menampilkan sosok yang kuat di hadapan orang tuaku. Tadinya aku ingin membuktikan bahwa aku bisa di percaya buat menjaga harta dunia mereka. Aku bisa menjaga kedua adikku. Aku ingin menepis rasa khawatir mereka. aku juga ingin sedikit membuktkan aku tak apa tanpa pendamping saat ini. Mungkin karena aku sendiri butuh hiburan dan tidak enak badan, pertahanan itu runtuh seketika. …

Hargailah kami, pak.

Itulah yang pengin banget aku bilang sama Pak W. Baru dua minggu yang lalu eh sekarang udah komplain lagi. Dulu waktu awal - awal memang pernah komplain dan aku pikir itu karena memang kesalahan dari BBF. tapi seiring berjalan waktu kok makin sering komplainnya ya. dan anehnya dari berpuluh klien cuma dia tok yang rewel minta ampun. Klien yang lain ga ada yang serewel dia. Dari awal aku sudah bilang kalo tentor kami memang masih kuliah. Jadi kalau segala sesuatu yang berhubungan dengan hari silahkan ngomong langsung ke tentor. ini malah enggak. Belum bahasanya yang kayak ga pernah di kasih pendidikan. Ga tau kenapa kata - katanya meremehkan banget. Pelanggan itu raja tapi ga begini juga kali ya.

Parahnya, beliau seakan hanya ingin tahu dari cerita anaknya. Ga pernah tahu beliau ngecek apakah anak - anaknya memang serius les apa ga. Ibunya sendiri bekerja dari pagi sampe malam. Anak - anaknya di titipkan di mbah. Pak W sendiri dulu ngaku dokter ternyata jaga toko. bukankah seharusnya i…

My Spesial Birthday

Seharusnya postingan ini di tulis waku tanggal 27 September, tapi karena sinyal jadi baru sempat nulis sekarang. tanggal 27 September 2012 mungkin menjadi spesial karena akhirnya setelah enam tahun akhirnya bisa merayakan bareng keluarga. Tadinya semua akan biasa - biasa saja. Tapi ternyata mama dan ayah justru ngasih kejutan yang ga pernah aku bayangin. kejutan yang biasanya dilakukan sama ank kost. sebenarnya masih terlalu awal waktu mereka memberikan suprise kue keju kesukaanku tanpa lilin. cukup kaget karena serius dech aku ga pernah nyangka. belum lagi ternyata ayah ngasih kado asuransi pertamaku. asuransi yang tadinya mau aku bayar sendiri.
25 tahun, entah muda atau mulai tua. aku juga ga terlalu ngerti. banyak teman yang sudah menimang anak tapi banyak pula yang masih jomblo happy like me. kemarin aku sempet berpikir apa yang udah aku lakukan ya selama 25 tahun ini? rasanya kok masih nol. kadang suka malu sama mereka yang udah sukses. tapi bukankah tiap orang punya jalan masing…

Langit Semarang

Langit Semarang