Social Icons

Featured Posts

Sunday, 21 August 2016

Cerita Tentang weton


            Lama tidak posting akhirnya saya mau menulis sesuatu yang sebenarnya sudah ada di pikiran. Hanya saja kadang rasa malas suka kumat hehehe. Ada yang tahu tentang Weton? Mungkin bagi yang tinggal di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jogjakarta pasti tahu ya apa itu weton. Weton merupakan sebutan dari hari kelahiran. Weton dalam bahasa indonesia senin.selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu dan minggu. Sedangkan weton dalam bahasa Jawa Pahing,legi,kliwon,pon, dan wage. Nah weton inilah yang biasanya digunakan nenek moyang dulu untuk mengitung hari besar atau pun hajatan. Biasanya weton digunakan untuk menentukan pasangan hidup, hari untuk hajatan bahkan terkadang menentukan nasib anak dan lain sebagainya.

Tuesday, 16 August 2016

Meutia Rahmah, Dosen Muslimah dari Aceh


 Postingan arisan link kali ini saya berkenalan dengan mba Meutia Rahmah seorang blogger juga dosen muslimah di sebuah pergurian islam di aeh. Saya pun baru ngeh kalau belum pernah main ke blognya. Jahatnya ya padahal arisan link sudah berjalan lama. Nah kali ini saya akan membahas sedikit tentang beliau.
            Mba Meutia Rahmah blogger dari aceh ini ternyata pernah mengenyam pendidikan di Khartoum salah satu negara yang berada di benua Afrika. Meutia Rahmah ini mengambil pasca sarjana untuk jurusan bahasa Arab non Arab. Oleh karena itulah sekarang beliau sebagai pengajar di IAIN Langsa pada Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Meutia Rahmah sendiri berkecimpung di dunia arab karena hampir enam tahun di pondok pesantren lebih banyak belajar bahasa Arab dibandingkan bahasa Inggris.

Friday, 29 July 2016

Belajar Parenting dari Mom Blogger



                Setelah memiliki anak salah satu hal yang selalu membuat saya bingung adalah tentang dunia parenting. Apalagi saya tinggal dipedesaan yang terkadang unsur kearifan lokalnya masih kental. Walaupun untuk keluarga besar saya agamis, tapi keluarga besar suami yang terkadang bentrok denan urusan mendidik anak. Beruntungnya saya bisa bergabung dengan komunitas blogger yang memiliki banyak pengalaman yang luar biasa termasuk dalam hal parenting. Jadi saya cukup duduk manis belajar parenting dari mom blogger.
                Salah satu mom blogger yang spektakuler adalah mba Wiwid Wadmira. Beliau seorang ibu dari si kembar cantik Kira-Kara. Blog mba Wiwid Wadmira sendiri memang berniche Parenting. Hal ini karena dia pernahy menjadi moderator di The Urban Mama. Dari berbagai ratusan artikel yang masuk, mba Wiwid Wadmira belajar banyak hal tentang parenting. Akhirnya ia wujudkan dalam blog http://mykirakara.blogspot.co.id/
                Salah satu tulisan mba Wiwid yang paling menyentuh adalah tentan cerita melahirkan si kembar. Mata saya jadi mewek pas mba wiwid bercerita bahwa harus terpisah dengan si kembar karena mereka harus di incubator dalam jangka waktu yang lumayan lama. Bagi saya setiap melahirkan memang memiliki cerita yang berbeda-beda dan itu semua harus disyukuri.  Atau tentang anak yang susah makan atau GTM. BAgi para mamah muda yang bingung dengan anaknya yang GTM maka perlu baca artikel ini di label The Urban Mama. Disana ada tips – tips untuk mengatasi anak yang susah makan. Karena ternyata sebenarnya GTM itu merupakan penyakit lho!
                Salah satu cita-cita mba Wiwid Wadmira sedari kecil adalah menjadi guru. Hal itu terus berlangsung sampai lulus kuliah. Berbagai lamaran menjadi guru ternyata tidak membuahkan hasil. Akhirnya ia justru bekerja menjadi sekretaris keuangan. Namanya juga manusia yang terkadang diliputi dengan kebosanan, mba Wiwid kembali mencoba peruntungannya untuk menjadi guru tapi gagal lagi. Walaupun akhirnya sempat mencicipi juga menjadi guru pre school.
                Selain mengurus si kembar dan juga mom blogger, mba Wiwid wadmira juga masih bekerja di bidang perpajakan. Beruntungnya kantor membolehkannya bekerja di rumah dengan beberapa syarat dan ketentuan. Hal ini tidak menggangu tugasnya sebagai ibu rumah tangga juga sebagai blogger. Karena dengan managemen waktu semua bisa diatasi.
                Luar biasa banget bisa kenal dengan blogger yang keren dan kece. Apalagi blog nya pun banyak hal bermanfaat yang bisa saya ambil. Jadi buat yang pengin kenal dan lebih tahu lagi tentang mba Wiwid Wadmira bisa kepoin social medianya
Blog       : http://mykirakara.blogspot.com
FB           : https://www.facebook.com/wiwid.wadmira
Twitter: @wiwidwadmira
IG           : @wiwidwadmira

Thursday, 28 July 2016

Prosesi Pernikahan Adat Pinggiran Tegal



            Salah satu peristiwa paling penting dalam kehidupan seseorang adalah pernikahan. Selain dibutuhkan kesiapan mental, pernikahan juga dibutuhkan kesiapan dalam prosesinya. Kali ini saya akan menulis tentang prosesi pernikahan adat pinggiran kota Tegal. Kenapa saya sebut pinggiran kota Tegal?karena prosesi yang saya tulis ini biasa terjadi di desa saya yang ada dipinggiran Tegal. Karena beda kecamatan biasanya memiliki prosesi yang sedikit berbeda. Yes! Indonesia memang kaya dengan kebudayaan. 

Monday, 25 July 2016

Uluwatu : Dari Monyet, Tari Kecak, Hingga Alila Villas Uluwatu


Mengingat Uluwatu membuatku tersenyum-senyum  sendiri. Perjalanan beberapa tahun silam bersama komunitas fotografi dari kantor (walaupun aku bukan fotografer) menorehkan kenangan manis dan menyenangkan.  Benar kata orang-orang, kalau jalan-jalan itu ga penting ke mananya, tapi dengan siapanya. Untuk kali ini, aku mendapatkan keduanya. Jalan dengan orang-orang yang menyenangkan dan ke tujuan yang indah.
Uluwatu merupakan salah satu tempat eksotik di Bali yang berada di tebing cadas yang tinggi dan menghadirkan panorama laut nan biru dengan langit dan awan putihnya. Berada di sini akan membuat kamu takjub dan ga henti-hentinya bersyukur sambil berucap, beneran ini ada di Bali ya? Ke sininya mending jelang matahari terbenam ya guys, soalnya panoramanya makin indah dengan semburat keemasan dari matahari yang terbenam.
Memasuki pintu gerbang, kalian harus hati-hati ya guys. Hutan yang bernama Alas Kekeran di sekitar tebing merupakan hutan alami dengan populasi monyet yang jinak dan terbiasa melihat manusia. Biarpun jinak, tapi yang namanya monyet ya tetep aja monyet. Usilnya itu lho, ga ketulungan.
Kalo kamu memakai atau membawa barang-barang kecil seperti kaca mata, topi, atau sarung kamera, mending disimpen masuk ke tas aja deh guys. Daripada panjang urusan dirampas monyet-monyet itu. Apalagi kalo sampe hape kamu yang dirampas, bisa nangis darah. Karena ga semua monyet bisa dikejar sama bli guide dengan sogokan buah-buahan. Terkadang tu monyet ngerti mau dijebak. Kalo dah gitu, terpaksa kan mengikhlaskan sambil mikir gimana mo beli lagi. Heheee...
Perjalanan melalui tebing yang telah ditata dengan warna senada dengan warna batu karang membuat tempat ini terlihat alami. Di tempat ini jangan lupa berfoto dengan latar ombak besar yang memecah karang dari kejauhan sebagai tanda kamu sudah pernah ke Uluwatu. Puranya berada di ujung tebing dengan ketinggian 97 meter di atas batu karang hitam. Pura Uluwatu sendiri berarti pura yang berada di puncak batu sesuai dengan letak pura ini.
photoright:tarikecakbali.com
Di Uluwatu hal yang tidak boleh kamu lewatkan adalah Tari Kecak. Ya, ngapain juga ke Bali kalo ga liat Tari Kecak yang ngehits itu. Lha, orang bule aja berduyun-duyun penasaran dengan tari yang punya nilai magis itu, masa kita yang orang Indonesianya ga menghargai budaya sendiri?
Tari Kecak biasanya dimainkan setelah matahari terbenam. Dengan hanya diterangi obor-obor di sekitar arena tari, kesakralan tari ini terasa sekali. Tarian ini dimainkan tanpa alat musik ya guys, cuma suara-suara khas yang dikeluarkan oleh pengiring tarian ini yang berjumlah 70 orang laki-laki. 

Photoright: uluwatukecakdance.com
Tari Kecak mengisahkan tentang adegan Ramayana dalam barisan kera untuk melawan Rahwana yang menculik Dewi Shinta. Selain suara ‘cak’ dari pengiring, tarian ini juga dimeriahkan dengan suara kincringan yang ada di kaki penari yang memerankan tokoh Ramayana.
Selesai melihat pertunjukan Tari Kecak, saatnya kembali ke hotel karena langit sudah gelap. Kamu bisa memilih Alila Uluwatu yang berada di Jl. Belimbing Sari, Banjar Tambiyak, Desa Pecatu, yang berjarak hanya 9 km dari Pura Uluwatu. Alila Uluwatu dapat kamu pesan menggunakan aplikasi Traveloka.

Photoright: yellowtrace.com.au

Di tempat yang terletak di atas perbukitan, kamu akan mendapatkan keindahan panorama laut dan pantai Uluwatu setiap hari selama kamu menginap di sini. Dengan lounge bertajuk sunset cabana yang berdesain unik di setiap villa dengan kolam renang pribadi. Lounge ini menjadi ikon villa ini yang berada tepat di tepi tebing dan menghadap ke samudera lepas.
Cabana dengan sofa nyaman dan bantal-bantal berlapis kain batik indah menjadi tempat yang asyik lho untuk bersantai melihat keluarga berenang atau sekedar ngobrol. Cemilan enak serta pemandangan indah bisa-bisa bikin kamu malas beranjak dari cabana unik ini

Photoright: designhotels.com
Selain itu, infinity pool juga bakal bikin kamu amaze dengan villa ini. Berenang dengan samudera lepas di depan mata itu seperti dream come true, guys. Lepas, lapang dan bebas seperti ombak di samudera luas. Its very cool! Ga percaya, bisa deh disimak dulu foto-fotonya biar makin penasaran. Tempat wisata keren dan hotel asyik bikin liburanmu makin poll puasnya.

Photoright: balihoteldiscounts.com

 Baca :Disclosure
 

Sample text

Sample Text