Monday, 13 June 2016

Alarm Sahur,Tanggung Jawab Siapakah?

Salah satu hal yang selalu diucapkan oleh mama saat malam takbiran "Alhamdulillah sahur ga kesiangan bisa menyajikan menu sahur ga telat". Itulah ibu rumah tangga yang harua berputar otak setiap hari memikirkan menu sahur dan berbuka yang variasi agar tidak bosan.
Selain memikirkan menu seorang perempuan juga harus menjadi alarm sahur. Benarkah demikian?kalau seorang ibu telat bangun sahur maka telatlah semua orang rumah dan ibu yang disalahkan.
Kalau menurut saya sech salah kaprah ya. Bukankah ada suami yang juga bisa menggunakan alarm hpnya untuk membangunkan sahur. Atau bila anak anaknya telah dewasa bukankah bisa membantu ibunya menjadi alarm sahur.
Toh sebenarnya bangun lebih awal dari sahur kita bisa memanfaatkan dengan beribadah. Sambil menunggu istri atau ibu menyiapkan makanan sahur maka kita bisa melaksanakan sholat malam, berdzikir ataupun itikaf dalam masjid.
Saya sendiri pun dari sebelum menikah selalu menggunakan alarm sahur agar bisa bangun tanpa harus dibangunkan mama. Kalaupun sata yang bangun duluan biasanya membantu menyiapkan minuman hangat dan menyediakan piring. Sedangkan urusan memasak dikerjakan oleh mama.
Buat para suami ayo bantu istri dengan menjadi alarm sahur. Sekedar membangunkan istri untuk menyiapkan sahur. Kalau masih ngantuk ya monggo tidur lagi hehehe.
Buat para gadIs dan bujang tidak ada salahnya membantu ibu dengan menjadi alarm sahur. Toh dengan bermodalkan handphone hal itu bukanlah sesuatu yang sulit. Jangan tidur terlalu malam agar bisa bangun lebih awal. Syukur syukur dapat melaksanakan sholat malam.
Jadi yuk kita sama sama bertanggung jawab dalam alarm sahur. Sedikit membantu pekerjaan seorang ibu yang sudah capek dalam memasak buka dan sahur.
Yuk sama sama meraih pahala dengan bersahur.
Kalau teman teman sendiri ada cerita apa tentang sahur?

3 comments:

  1. di keluarga saya selalu saya yang bangun duluan. Tapi kalaupun saya kesiangan, ya gak apa-apa juga, sih. Alhamdulillah, suami atau anak-anak gak ada yang menyalahkan. :)

    ReplyDelete
  2. Aku seringnya kebangun sendiri, mba. mungkin karena udah biasa bangun jam 3 an kali ya. asal ga kecapekan aja, jadi tidurnya dicepetin.

    ReplyDelete
  3. Setuju banget... jadi malu deh, sekarang malah sering dibangunin mertua gara-gara insomnia, tidur sampe larut T.T

    ReplyDelete

Hei Terima kasih sudah berkunjung...
Jangan lupa tinggalkan jejak ya..nanti saya akan berkunjung balik...
please jangan tinggalkan link hidup..
Terima Kasih

 

Sample text

Sample Text