Kenapa Pemilu 2019 Melelahkan?



          Mumpung masih fresh selepas menjadi KPPS di TPS 03 Debong Kidul, mungkin seminggu ke depan bakalan menulis tentang serba serbi Pemilu 2019 yang lumayan menguras tenaga dan waktu. Kayaknya tulisan kudu di pecah karena kalau dijadikan satu postingan khwatir bakalan bosen juga hehehe. Kali ini Serba Serbi Pemilu bakalan bahas tentang Kenapa Pemilu 2019 Melelahkan?


          Kenapa saya kasih judul demikian? Karena harus diakui pemilu 2019 ini sangat rumit dan melelahkan. Saya sudah tiga kali ini berpartisipasi dalam pemilu. Pertama saat tahun 2014 menjadi Relawan Demokrasi. Dimana waktu itu pemilihan Legislatif dan juga Pilwalkot. Sedangkan yang kedua Bulan Juni tahun 2018 Pilwalkot dan juga PilGub saya masuk menjadi Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) 4 (nanti terpisah akan saja jelaskan tugas dari masing – masing KPPS).Sedangkan tahun ini saya kembali menjadi anggota KPPS 4 dengan tim yang berbeda.

Kenapa Pemilu 2019 melelahkan?


          Alasan Pertama Karena tahun ini ada lima suara yang harus di coblos oleh masyarakat. Lima surat Suara itu yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota/Kabupaten. Meskipun setiap surat suara sampul warnanya berbeda, tapi tetap saja butuh kejelian. Salah satu hal yang lebih membuat pemilu ini butuh ekstra kesabaran adalah edukasi untuk membuka surat suara dengan sempurna. Karena surat suara DPR RI, DPRD Provinsi dan Kota lumayan besar dan agak sulit untuk melipat kembali. Belum lagi dalam memasukkan ke kantong suara pun perlu kejelian dalam memasukkan surat suara sesuai dengan kantongnya. Oleh karena itu peran KPPS 6 sangat penting untuk mengarahkan agar pemilih tidak salah memasukkan. Karena kalau sampai salah masuk, maka pekerjaan yang sangat melelahkan bagi KPPS pada saat perhitungan.

sumber : google

          Alasan Kedua Kenapa Pemilu 2019 melelahkan. Karena pada saat memulai perhitungan suara, butuh keteletian dan juga stamina yang kuat. Bayangkan saja mata harus tetap jeli memeriksa kurang lebih seribuan suara dan juga menjaga suara agar tetap terdengar oleh saksi. Untuk TPS saya sendiri penulisan untuk berbagai surat suara bergantian antara satu dengan yang lain. Tapi untuk yang membacakan sah atau tidak tetap Ketua KPPS di sertai dengan persetujuan para Saksi.

          Alasan Ketiga Kenapa Pemilu 2019 Melelahkan, karena C1 Plano untuk DPR RI,DPRD Provinsi dan DPRD KOTa ada berbagai lembar. Sehingga memang lumayan capek dalam penulisannya. Belum lagi bila surat suara yang sah berada di lembaran terakhir. Kalau sekali dua kali tidak terasa, tapi bayangkan bila beberapa puluh kali lumayan juga capeknya.

          Alasan Keempat Kenapa Pemilu 2019 Melelahkan adalah karena administrasi yang lumayan ribet. Hal ini bisa jadi karena kurangnya bintek finishing yang dilakukan oleh KPU terhadap KPPS. Sehingga admininstrasi rekapan perhitunganb suara jadi agak terhambat. Dan efeknya adalah urusan administrasi jadi selesai tepat saat adzan subuh. 

          Dan sebenarnya diantara banyak alasan lain tentang melelahkannya Pemilu 2019 ini adalah masih banyak yang tidak percaya dengan KPU dan justru hanya bsia nyinyir dengan segala apa yang sudah diupayakan KPU. Salah satu contohnya adalah Kotak Suara yang berbahan duplex yang menjadi sorotan. Ternyata sebenarnya Kotak Suara ini justru mempermudah untuk pendistribusian Logistik Pemilu yang ada di daerah pelosok. Meskipun memang perlu hati – hati. Tidak ada bahan yang tidak sempurna kan. Kalau pikirannya Suudzon terus mah tidak ada yang benar. Apalagi ternyata setelah Pemilu 2019 masih banyak juga Timeline yang panas antar kubu mempersoalkan urusan data. Dan mirisnya ada yang bilang curang. Sungguh Rasanya kepengin aku getok pakai Hello Kids Halo Balita saking gemesnya. Karena di tingkat bawah pun yaitu Rapat Pleno PPK baru selesai diadakan Rekapitulasi. 

          Jadi Pemilu itu bukan sekedar coblos dan hitung suara, Jauh hari sebelumnya ada beberapa hal yang harus disiapkan dan butuh tenaga juga. Jadi jangan dikira kerjaan KPPS cuman pas hari H saja ya. Insya Allah dua hari lagi bakalan di Up Suka Duka jadi KPPS. Sekaligus bakal dijelasin juga tentang alur Pemilu sebelum Hari Pencoblosoan.
          Mudah – mudahan sharing ini bisa menjadi informasi buat teman – teman tentang Pemilu. Dan jadilah bijak dalam berkomentar di sosial media. Karena sesungguhnya Pelaksanaan Pemilu sendiri bukan sesuatu yang mudah. Apalagi buat yang ada di daerah pelosok.
         

Comments

Popular posts from this blog

Prosesi Pernikahan Adat Pinggiran Tegal

Cerita Tentang weton