Drama Korea Voice 3




    Voice 3 salah satu drama korea yang memang saya tunggu sekuelnya, karena ending di voice 2 yang sungguh bikin kesel setengah mati. Salah satu yang bikin penasaran juga karena ingin tahu juga pembunuhan macam apa yang bakalan terjadi di voice 3. Dan ternyata masih sama seperti season sebelumnya, penuh darah dan sadis! Meskipun selalu di blur berkaitan dengan darah, tapi lumayan juga masih kelihatan ngerinya. Dan pembunuhan kali ini mengatasnamakan seni. Ada yang pengin tahu tentang drama korea Voice 3 ini? hati – hati dengan spoiler ya hehehe.

Drama Korea Voice 3


    Judul Drama Korea    : Voice 3, City of Accomplices
    Genre                : Drama< criminal, police
    Episode            : 16
    Sutradara        :Lee Seung Young
    Penulis Naskah :Ma Jin Won
    Channel             : TVn
    Voice 3 masih meneruskan permasalahan dari season 2 yaitu lelang Fabre. Kang Senteu ( Lee Ha Na) dan tim masih mencari Detektif Do ( Le Jin Wook) yang menghilang usai penangkapan Bang Se Jo (Kwon  yol). Bang Se Jo ditangkap, tidak serta merta lelang tersebut berhenti. Justru semakin ganas. Terbuktinya adanya pembunuhan pelukis terkenal di Jepang. Pelukis tersebut di bunuh dengan cara di siksa dengan menggunakan kawat dan taruh dalam kanvas sebagai seni. Tragedi ini lah yang akhirnya membuat Tim Kang Senteu akhirnya menemukan Detektif Do

    Sewaktu melihat episode pertama Drama Korea Voice 3 ini, sempat lumayan mikir tentang detektif Do yang memang memiliki penyakit kejiwaan dan gemes karena jadi tambah dingin dengan anggota Tim Golden Time. Sampai bikin Kang Senteu keluar judesnya juga. Meskipun ya setelah beberapa episode mulai paham juga kenapa Detektif Do bersikap demikian.
    Satu hal yang menarik sebenarnya sikap Kepala Na yang mulai memperhatikan Detektif Do dan membela secara tidak langsung. Bahkan ketika  semua detektif dan kepolisian meragukannya, justru Kepala Na yang masih mempercayai segala yang dilakukan Detektif Do.
    Sungguh tadinya sempet kecele sama drama korea ini, kok tumben baru pertegahan di lihatin pelakunya. Biasanya agak akhir lah kasih clue siapa dalangnya. Dan ternyata beneran rada di luar dugaan siapakah dalang sesunggunya dari Lelang Fabre.
    Selain pencarian dalang utama Lelang Fabre, Call center juga menangani beberapa kasus juga. Dan beebrapa kasus ini yang menurt saya ada pesan moral juga

Pesan dari Drama Korea Voice 3


Mantan Narapidana juga Punya Hak seperti warga sipil
    Saya lupa di episode berapa, tapi ada kasus seorang mantan narapidana yang menelpon Kepala Na  dengan maksud ingin memberikan undangan pernikahan dan menceritakan kehidupannya yang semakin baik. Sayangnya, sebuah insiden terjadi kepada tunangannya yang saat itu akan melakukan operasi plastic untuk menutupi luka bakarnya saewaktu kecil. Sayangnya, sang tunangan justru menghilang. Beberapa kali diyakinkan olehnya bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan kliniknya, hanya saja polisi tidak percaya. Karena mantan narapidana tersebut berbuat kasar. Meskipun lagi – lagi karena kejelian Detektif DO terbukti bahwa mantan Narapidana itu benar.
    Pasti pernah lah ya dalam kehidupan kita, tidak mempercayai seseorang hanya karena label yang melekat dalam dirinya. Kadang kita juga lupa bahwa seseorang juga bisa melakukan tobat. Saat orang tersebut memperbaiki diri, kita malah terus berkutat dengan kesalahan masa lalunya.

Percaya lah dengan Tim mu
    Salah satu hal yang menarik dalam drama korea Voice 3 ini adalah tentang kepercayaan dalam Tim. Tim yang sukses tentu melalui banyak hal yang terjadi bersama – sama. Lumrah bila aka nada pertengkaran. Tapi memang seharusnya kepercayaan adalah modal utama dalam sebuah Tim

Stop Bullying
    Slaah satu pemicu monster dalam drama korea Voice 3 ini adalah adanya Bullying di masa kecil. Sehingga memicu psikopat dalam dirinya untuk terus berkembang. Perasaan benci menjadi makanan empuk bagi jiwa psikopat. Dan tidak ada alasan untuk pemakluman Bullying. Usia Muda dan Tua harus bisa menghargai orang lain.

    Adakah yang sudah menonton drama korea voice 3 ini dan setuju dengan pesan moral di atas? Karena saya percaya segala sesuatu yang dibuat dengan hati tentu aka nada pesan yang di sampaikan. Drama korea Voice 3 ini membuat kita sadar bahwa jangan di anggap kekerasan sekecil apapun akan menjadi maklum. Justru kekerasan sekecil apapun bisa saja jadi menjadi luka yang akhirnya timbul rasa dendam yang tidak wajar.


    Jadi buat yang suka drama korea Thriller dengan banyak darah, mungkin drma korea Voice 3 ini bsia menjadi pilihan. Hanya saja memang lumayan banyak kejutan disini. Termasuk beberapa detektif yang akhirnya mati ( IYA SPOILER INI MAH). Tapi buat yang baru nonton drama korea ini Voice 3 pun, rasanya ga akan terllau kepayahan mengikutinya. Karena selalu flash back ke belakang. Dan siap – siap mungkin tahun depan aka nada Voice 4 dengan tetap Kang Senteu yang manjadi centernya.

Comments

Popular posts from this blog

Prosesi Pernikahan Adat Pinggiran Tegal

Cerita Tentang weton